Nama: Geralda Aprillia Salindeho
Mata Kuliah: Dogmatika 4
Tugas: 3
Setiap orang Kristen dapat mengenal Allah melalui iman. Allah memiliki tiga pribadi yang berdiam di dalam satu hypostasis. Allah Bapa merupakan sumber dari Firman dan Roh yang merupakan pribadi Allah lainnya. Relasi langsung dengan Allah hanya dapat dinikmati oleh setiap pribadi yang telah menyatakan iman percaya kepada Allah relasi langsung ini tidak dipunyai semua manusia. Akan tetapi, mengenal Allah lewat ciptaan dapat dinikmati oleh semua orang. Mengenal Allah secara langsung dapat dilakukan jika kita melakukan purification yang di dalamnya terdapat taming the passion (Menjinakan nafsu) and daing the virtues (Sedang berada di dalam kebajikan). Di dalam melakukan purification kita akan naik atau kita akan menanjak melalui 3 tahap yaitu:
- Purgative (penyucian) atau askesis = Melakukan kebajikan dan kebaikan. Ex: Memberi sedekah kita dapat menjinakan nafsu.
- Illuminative
- Mystical (kesempurnaan), kita dapat bertumbuh di dalam Kristus dan menjadi sempurna seperti Kristus. Kita harus disiplin di dalam menjalani hal tersebut.
Melalui 3 tahap yang telah dilewati dalam kehidupan Kristen pun ada 3 tahap kerohanian:
- Praktikos => Melakukan Firman Tahap pemula.
- Theoretikos => Dimuliakan
- Gnostikos => Kembali kepada Bapa di surga yang dapat juga disebut Teosis.
Pembahasan
- Praktikos
Merupakan disiplin rohani yang dapat dikerjakan oleh setiap orang percaya awam. Hesychios mengatakan “Salju tidak pernah bisa menghasilkan api begitu juga air tidak bisa memunculkan api atau semak belukar tidak pernah bisa memunculkan pohon ara, hati kita tidak akan bisa benar-benar dengan kata-kata, waktu masih pada tahap praktikos kita seharusnya selalu berdoa dengan “Jesust christ, have mercy on me” artinya ketika melakukan sesuatu jangan mendengarkan kata orang lain yang dapat menghancurkan diri sendiri. Jika ketegangan datang seharusnya kita pergi ke tempat tersembunyi dan berdoa untuk dapat mengarahkan jiwa kita seutuhnya kepada Tuhan (Mat. 6:5-6). Kata “tutuplah pintu” menunjuk kepada mulut yang tertutup akan tetapi hati yang terbuka (Mat. 6:7). Desert fathers: “Semua pekerjaan tidak cukup dan Alkitab memberi banyak contoh dan memaparkan bahwa bagaimanapun cara kita sebagai orang percaya dapat temukan untuk mengambil langkah mendekat kepada Tuhan jalanilah dan selalu jaga integritasmu, rendah hati dan berjaga jaga. Nasihat Paulus kepada anak-anak Tuhan (Ef. 5:15-19). Cara berdoa Para Rasul dapat menunjuk kepada bagaimana mereka berdoa pada saat itu kata “doa” itu menunjuk kepada sembayang – sembayang yang dilakukan menggunakan liturgy Yakobus (Kis. 2:41-42). Siapapun duduk di dalam keheningan atau diam kita hanya akan berperang dengan hati kita. Aku berdoa kepada Allah supaya semua orang itu setuju dengan perbuatan yang aku lakukan, kalau aku berdoa demikian maka aku seperti orang yang mengetuk pintu dari setiap orang dan itu melelahkan akan tetapi kalau aku berdoa dengan tulus maka hati kita akan selalu suci – Church Fathers-
Abba Philemon “Jangan biarkan diri kita diseret oleh obsesi dari luar tapi jagalah jiwamu di dalam ketenangan tetapi jika kita tidak menjaga diri maka kita akan dikontrol oleh hawa nafsu akan tetapi jika sebalikanya maka kita dapat mengkontrol hawa nafsu tersebut. Abba Philemon “Arahkanlah jiwa di jalan orang-orang kudus, pakailah pakaian yang sederhana, makanlah makanan yang sederhana, jangan bertindak kalau kita adalah orang yang sangat penting tetapi bertekunlah di dalam hati kita.”
Aplikasi:
Lakukanlah perbuatan baik yang dikehendaki Allah karena itu adalah langkah dimana kita dapat mengusahakan diri melawan semua hawa nafsu kedagingan yang dapat menjerumuskan kita di dalam dosa. Tetaplah berdoa agar Roh Kudus menjaga dan menyertai kita di dalam kehidupan ini.
- Theoritikos
Merupakan tahap iman yang sudah lagi tidak bersangkut paut dengn hawa nafsu. Setelah semua itu lewat akan menemukan ketenangan hati. Contoh: Paulus yang mengatakan bahwa tidak ada lagi yang ia kejar di dunia ini serta kematian Paulus tidak merasakan takut karena Paulus telah dilepaskan dari obsessive attachments (Fil. 4: 11; Fil. 3:10-11; Fil. 2:17) dan keinginan Paulus untuk dapat bersama-sama dengan Kristus karena menurutnya hal itu jauh lebih baik (Fil. 1:20-23).
- Gnostikos
Kita mencapai kesempurnaan yang dewasa sesuai dengan kesempurnaan Kristus.
Penciptaan
Allah adalah pencipta segala sesuatu melalui Yesus Kristus dan Sang Roh Kudus yang memberikan hidup. Firman Allah yang mengajarkan kepada Roh kudus dan Roh Kudus mengajarkan kepada musa dan para penulis Alkitab lainnya. Segala sesuatu dari Bapa, melalui Putra di dalam Roh Kudus (Rom. 11:36). Hanya ada satu Allah saja yaitu Bapa dan dari Dia segala Sesutu diciptakan (1Kor. 8: 6). Awal dan akhir adalah Allah dan Allah menciptakan segala sesuatu dari ketikdakadaan (2Makabe 7:8). Allah menyatakan bahwa Dia yang menciptakan fondasi dari dunia (Ayub. 38: 4). Jadi kalau kita bisa mengatakan bahwa dunia ini diciptakan oleh Allah tapi kita dapat mngklaim bahwa dunia diciptakan oleh Allah karena kita percaya dengan iman (Ibr. 11:3). Firman Hidup telah menjadi manusia dapat dilihat, disaksikan, dirabah dan ini merupakan sesuatu yang real ini bukanlah iman kepada dongeng tapi ini adalah iman yang hidup dari manusia berarti iman kita timbul karena kita belum melihat secara langsung jadi ini adalah sebuah harapan (1Yoh. 1:1). Tuhan menciptakan alam semesta untuk atau sesuai dengan tujuan yang Ia tetapkan semua manusia secara universal.
Terdapat 2 teori yang selama ini dipengang tentang terbentuknya bumi.
- Teori Evolusi
Semua kehidupan berasal dari satu nenek moyang yang sama sehingga terjadi modifikasi sehingga terdapat berbagai ras manusia. Dalam bukunya yang berjudul “Philosophic”, Jean-Baptiste de Lamarck, ahli biologi berkebangsaan Perancis ini menyebutkan beberapa gagasan terkait dengan teori evolusi:
- Lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri dan sifat yang dihasilkan melalui adaptasi lingkungan.
- Ciri dan sifat yang terbentuk akan diwariskan kepada keturunan.
- Organ yang sering dgunakan akan berkembang dan membesar, sementara organ yang jarang digunakan akan mengalami penyusutan, atau bahkan menghilang.
2. Big Bang
Merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Ledakan Dahsyat atau Model Ledakan Dahsyat).
Dari berbagai macam teori yang sudah dipaparkan dapat dilihat ketidakselarasan yang sangat kelihatan di dalam teori-teori tersebut dimana tidak adanya campur tangan dari sang pencipta dan asal usul dari pada partikel ataupun asal dari pada nenek moyang semua makhluk di bumi yang menjadi argumentasi bahwa manusia berasal dari kedua hal tersebut.
Referensi:
Teori evolusi: https://blog.ruangguru.com/perbedaan-teori-evolusi-darwin-dan-lamarck
Teori big bag: https://id.wikipedia.org/wiki/Ledakan_Dahsyat