Nama: Geralda Aprillia Salindeho
Mata Kuliah: Study Tafsir PB 4
Tugas: 4
Cara Mengeksegesis:
- Historia: Meneliti data teks Kitab Suci
- Syntactic Form
- Terjemahan Literal
- Syntactic Points
- Theoria: Menemukan Spiritual Meaning; Christ Centred, Ecclesial, dan personal
- Sematic Content (Penjelasan setiap ayat/ Sematic Content) dan Ecclesial church centeral.
- Konsep teologis (Teoloria, Didaskalia).
- Ringkasan dan correction.
Praktis
Adam adalah typology dari Yesus Kristus dimana menjadi model dan teladan dari manusia. Sama seperti melalui adam menjadi contoh pertama atau dia menjadi contoh dari kelahiran alami makanya manusia disebut satu tubuh atau satu nenek moyang menjadikan manusia sebagai keturunan dari Adam. Ketika manusia atau Adam jatuh ke dalam dosa Allah memberikan dia kulit binatang seperti yang terdapat didalam Kejadian 3:21 dimana terdapat hal yang sangat menarik mengenai kulit binatang yang Allah perkenankan dan pakaikan kepada Adam dan Hawa untuk dapat memakai agar tidak merasa malu akan ketelanjangannya yang diakibatkan dosa yang menghambat dirinya dan bagaimana karya Allah dinyatakan lewat kulit binatang yang Allah perkenankan untuk dapat dipakai.
Kejadian 3:21
καὶ ἐποίησεν κύριος ὁ θεὸς τῷ Αδαμ καὶ τῇ γυναικὶ αὐτοῦ χιτῶνας δερματίνους καὶ ἐνέδυσεν αὐτούς (Gen. 3:21 BGT)
וַיַּעַשׂ֩ יְהוָ֙ה אֱלֹהִ֜ים לְאָדָ֧ם וּלְאִשְׁתּ֛וֹ כָּתְנ֥וֹת ע֖וֹר וַיַּלְבִּשֵֽׁם׃ פ
(Gen. 3:21 WTT)
Terjemahan Literal
Juga Tuhan Allah membuat untuk Adan dan istrinya pakaian kuliat dan memakaikan kepada mereka.
Also for Adam and his wife the Lord God made garments of skin, and clothed them (OSB)
Also for Adam and his wife the LORD God made tunics of skin, and clothed them. (NKJ)
Syntactic Points
- Tuhan Allah sendiri yang membuatkan pakaian dari kulir binatang untuk Adam dan Hawa, istrinya. Bahasa aslinya “membuat” χιτῶνας dalam bentuk aorist artinya lampau selesai. Pakaian dari kuliat binatang bahasa aslinya χιτῶνας δερματίνους atau כָּתְנ֥וֹת ע֖וֹר artinya pakaian panjang atau jubbah yang terbuat dari kulit binatang.
- Tuhan sendiri yang menyebabkan mereka berpakaian atau memakaikan pakaian itu kepada mereka. Bahasa aslinya ἐνέδυσεν atau וַיַּלְבִּשֵֽׁם׃yang artinya secara kuasatif dalm bentuk hifil.
Sematic Conten
Pakaian kulit binatang menurut Tadros Y. Malaty yang mengutip Origen menyatakan, “The Fall has caused man to put on the garments of mortality and of frailty. These are the coats of skin (Gen 3:21) made by God for Adam and Eve when they were being expelled from Paradise.” Following Philo and the Gnostics, who had interpreted the coats of skin as bodies, Origen sees the Fall not simply as a moral but as a metaphysical event. The Fall means that man enters a world which is separate from God, and take son a dual nature of spirit and of flesh because he is now clothed in a physical body.”[1]
Menurut Efraim dari Siria, “Were these garments from the skins of animals? Or were they created like the thistles and thorns that were created after the other works of creation had been completed? Because it was said that the “Lord made … and clothed them,” it seems most likely that when their hands were placed over their leaves they found themselves clothed in garments of skin. Why would beasts have been killed in their presence? Perhaps this happened so that by the animal’s flesh Adam and Eve might nourish their own bodies and that with the skins they might cover their nakedness, but also that by the death of the animals Adam and Eve might see the death of their own bodies.”
Pakaian kulit binatang menunjuk pada kefanaan tubuh manusia sehingga manusia bisa mati sama seperti binatang yang dikorbankan atau dibunuh untuk diambil kulitnya. Efraim dari siriah mengatakan “Pakaian dari kulit binatang adalah pakaian yang dapat binasa karena dikorbankan dan dibunuh ini menandakan bahwa Adam sama dengan binatang yang dibunuh adam juga akan mengalami kematian secara jasmani”. Menurut origen ‘Kejatuhan manusia membuat manusia jatuh ke dalam dosa dimana manusia dipakaikan pakaian fana yang dipakaikan kepada Adam dan Hawa, pakaian tubuh binatang adalah tubuh bukan hanya moral tapi metafisik yang terpisah dari Allah dan akhirnya membuat spirit manusia terkukung di dalam tubuh fisik”. Pakaian kulit binatang menunjuk kepada kefanaan kehidupan manusia yang pada saat itu juga sudah dapat mati.
Teks ini juga dibaca pada minggu kedua pada masa Puasa Besar/Great Lent. Minggu kedua adalah minggu gregory palamas. Minggu tentang kasih karunia atau anugerah yang Tuhan berikan supaya kita menjadi serupa atau se-ikon dengan Kristus. Untuk menjadi serupa dengan Kristus kita membutuhkan pakaian anugerah. Pakaian anugerah adalah pakaian Kristus (Gal 3:27; Efe 4:24) yang dipakaikan ketika kita dibaptis atau menyatu dengan Kristus (lihat Rom 6:3-5) yaitu menyatu dengan kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus. Pakaian kulit binatang menjadi tipologi pakaian Kristus. Kalau pakaian kulit binatang yang dipakaikan kepada Adam menunjukan kefanaan tubuh atau kematian tubuh, maka pakaian Kristus menjadikan tubuh manusia menjadi tubuh kemuliaan yang tidak lagi takluk kepada kematian.
Outline Konsep Teologis
Kejadian 3: 21 yang merupakan Minggu kedua masa land St. Gregory Palamas menunjuk pada minggu tentang anugerah Allah membedakan antara essensi dan energy yang berkaitan dengan Yesaya 4:2-6;5:1-7; Gen. 3:21-4:7; Amsal 3: 34-4:22. Akan terdapat pakaian kasih karunia atau pakaian anugerah yang dipakaikan dan tidak akan binasa yaitu pakaian di dalam Yesus Kristus (Ef. 4:23-24). Jadi pakaian yang dipakaian Adam yaitu kulit binatang hanyalah typology dari pada pakaian Kristus yang digenapi di dalam Perjanjian Baru (Gal. 3:27). Ketika seseorang mau memakai pakaian Kristus harus dibabtis di dalam Kristus. Kata “ἐβαπτίσθητε” mengingatkan bahwa Allah memberikan Adam pakaian dari kulit binatang untuk menutupi kulit asli dari Adam dan bagaimana Yesus menggantikan dengan pakaian yang kekal melalui babtisan air (Rom. 6:3-5) yaitu menyatu dengan kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus. Pakaian sebenarnya yang dapat melindungi kita dari pada panasnya hujan, api dan sebagainya itu menunjukan kepada pakaian Kristus (Yes. 4: 2-6). Orang yang rendah hati dia yang akan mewarisi kemuliaan tetapi orang yang tinggi hati akan memakai pakaian kebinasaan (Amsal. 3:34-4:).
Ringkasan (Personal)
Jadi marilah kita seperti Adam dan Hawa
yang harus memakai pakaian Kristus untuk memperoleh hidup kekal. Pakaian yang
Allah sendiri telah pakaikan kepada Adam dan Hawa seperti yang sudah Yesus
kerjakan sendiri bagi kita semua melalui keselamatan yang Yesus kerjakan
sendiri dan memakaikannya kepada semua orang yang mau untuk memiliki benih
ilahi di dalamnya kemudian mau meresponi dengan iman serta anugerah yang Yesus
telah sediakan bagi kita yang percaya dan mau untuk memakai pakaian kekal
tersebut. Amin!
[1] Lectures in Patrology, 255.