Eskatologi (Part 2)

Nama: Geralda Aprillia Salindeho

Mata Kuliah: Dogmatika 4

Tugas: 12

Gambar terkait

Bagaimana keadaan roh ketika meninggalkan tubuh mereka? Proses pertama yang akan mereka lewati menuju pada tangga yang disebut toll house.

Pada akhirnya nanti manusia akan mengalami 2 macam penghakiman yaitu:

  1. Partial judgement yang akan dialami oleh manusia. Dimana pada akhirnya akan terdapat 2 kondisi jiwa dari pada roh manusia itu sendiri yaitu:
  2. Firdaus akan disebut sebagai pangkuan Abraham.
  3. Gehenna/ Seol atau terlepas dari penglihatan Allah.
  • Final judgement ini merupakan kedatangan Yesus yang kedua (parousia).

Kerajaan Allah tidak akan dapat dibatasi oleh waktu.

Hal ini dapat kita lihat juga melalui cerita mengenai orang kaya yang berada di dalam penderitaan dan Lazarus yang duduk di pangkuan Abraham yang merupakan lambang bahwa ketika manusia meninggal tidak akan sendirian. Pada saat kematian hanya tubuh yang mati, jiwa dari pada manusia tidak dapat mati karena berasal dari nafas Allah.

Alkitab memberikan 6 tanda mengenai penghakiman akhir:

  1. Ketika injil telah diberitakan kepada semua bangsa (Mat. 24:14).
  2. Kembalinya Israel kepada Kristus (Rom. 11: 25-26).
  3. Kembalinya Henokh dan Elia (see Rev. 11)
  4. Kedatangan AntiChrist.
  5. Murtad secara masal.
  6. Perang di mana-mana.

Arti dari event-event

Alkitab dan tradisi gereja yang berulang kali berbicara mengenai kedatangan Kristus yang kedua. Alkitab kemudian memberikan banyak tanda walaupun kita dapat melihat bahwa dunia akan bertambah tua secara bertahap yang akan menuju lebih baik dan lebih baik sampai manusia dapat mendirikan kerajaan Allah di bumi. Pandangan orang Kristen terhadap jemaat adalah optimis kita diajar untuk mengharapkan agar 6 tanda di atas benar-benar terjadi.

Charistoswear say: Kemurtatan dan banyak hal buruk disebabkan oleh iblis yang masih saja merajalela. Jika yang pertama kali Yesus datang untuk mengalahkan iblis, dosa, dan maut. Maka kedatangan-Nya yang kedua untuk mengalahkan iblis dan itulah seharusnya menjadi kebahagiaan dari pada orang percaya. Kita juga mau percaya bahwa saat Yesus datang kedua kali Yesus akan membereskan semua hal buruk yang ada di bumi. Dan hal burukpun akan lenyak tidak seperti kehidupan kita yang sekarang yang masih dihantui dengan betapa buruknya dunia ini. Oleh sebab itulah kita disuruh untuk berjaga-jaga karena Yesus datang seperti pencuri. Apa yang terjadi ketika Yesus datang pada kali kedua? Jawabannya adalah penghakiman yang akan dialami oleh semua manusia. Orang percaya akan memakai tubuh yang baru, dan terjadi kebangkitan tubuh (Fil. 3:20). Pada saat itu juga surga dan neraka yang ditegakkan.

Summary

Eskatologi adalah study teologi yang pelajaran mengenai kedatangan Yesus yang kedua. Kita percaya di dalam Pengakuan Iman Nikea ada kedatangan Yesus yang kedua. Jadi di dalam kehidupan ini kita sebetulnya ada di dalam rumah Bapa. Akhir zaman membuat kita dapat melihat bahwa kehidupan ini akan membawa kita pada kemuliaan. Itulah Eskatologi yang sehat. Eskatologi bukanlah kebenaran yang membuat orang menjadi takut melainkan tetapi dapat membuat orang yang telah mengetahui hal ini bertumbuh dan berjalan menuju kepada Teosis.


Bagaimana kita menghadapi eskatologi:

  1. Persiapan, sadar bahwa suatu saat kita akan masuk pada alam yang sama sekali baru bagi kita dengan berjaga jaga.
  2. Mengerjakan pemurnian, kita akan dibabtis dan melakukan kebajikan.
  3. Mengerjakan pengudusan.
  4. Akhirnya sampai kepada Teosis.

Kisah Menarik

Ada seorang ibu yang merasakan sedih karena anaknya memiliki satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Setelah bulan demi bulan berlalu ibu ini terus merawat anaknya. Dia merawat tetapi dengan kesadaran bahwa anaknya tidak akan dapat sembuh. Beriring berjalannya waktu anak dari pada ibu ini pun mulai sadar bahwa kondisinya bertambah lemah serta parah dan ia pun menyadari bahwa penyakitnya tidak akan sembuh. Kemudian anak ini bertanya “Ibu, seperti apakah kematian itu dan apakah kematian itu sakit?” Ibunya pun menangis dan lari kedapur kemudian pura-pura menyalakan kompor. Ibu itu tahu pertanyaan itu harus dijawab tetapi dia tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Kemudian ibu itu berdoa “Tuhan beri tahu saya bagaimana caranya menjawab pertanyaan anak saya?” setelah berdoa kepada Tuhan diapun tahu jawabannya. Dia ke kamar dan menjawab anaknya “Kenneth, ingatkah kamu ketika kamu bermain sampai lelah dan kemudian datang ke kamar mama lalu tertidur dan pada besok paginya kamu menemukan dirimu di tempat tidurmu sendiri? Kenneth seperti itulah kematian. Kamu hanya tertidur. Ayahmu mengendong kamu dari kamar mama ke kamarmu sendiri.” Jadi dari cerita ini harusnya kita mengingat ada Bapa kita yang disurga yang datang dan menggendong kita untuk pindah dari satu kamar ke kamar Bapa kita. Jadi hidup ini seperti sebuah perjalanan dimana kita datang dari Allah dan pada akhirnya kita akan kembali kepada Allah. Hal ini bukan untuk menakut-nakuti tetapi bagaimana kita menyiapkan diri kita dengan melakukan purification untuk menuju kepada teosis.

Perjalanan Roh

Ketika jiwa kita terpisah dari tubuh kita tidak akan kehilangan kesadaran. Jadi ketika kita meninggalkan tubuh, kita akan melihat orang-orang disekitar kita. Biasanya jiwa kita akan memiliki spiritual vision bahwa kita akan segera dijemput. Ketika jiwa meninggalkan tubuh maka jiwa akan menemukan dirinya bersama roh-roh yang lain. Baik itu jiwa yang baik dan jiwa yang jahat.

Hari pertama sampai hari kedua kematian ada malaikat yang menemani dan jiwa kita masih menikmati yang namanya kebebasan. Dan dapat mengunjungi tempat dimanapun jiwa kita suka tetapi pada hari ketika jiwa akan masuk ke alam yang lain. Ketika suatu persembahan dibuat di gereja pada hari ketiga jiwa akan pergi dengan guardin angel/malaikat penjaga.  Disini kita dapat melihat bahwa setiap manusia mempunyai malaikat penjaga. Ketika hari ketiga jiwa akan pergi ke dunia lain dan meninggalkan semua kesedihan karena meninggalkan keluarga tercinta. Akan tetapi, ada roh yang tidak bisa meninggalkan tubuhnya oleh sebab itulah Allah memberikan dua hari pertama untuk dapat meratapi tubuh mereka. Tetapi bagi jiwa orang yang baik tidak akan berat meninggalkan keluarga malah jiwa tersebut rindu untuk segera memasuki alam yang lain. Dan pada hari ketiga ini juga melambangkan mengenai kebangkitan Yesus pada hari yang ketiga. Kita meniru kebangkitan Yesus.

Jhon Damachus say: Keadaan jiwa ketika sudah meninggalkan tubuh, jiwa tesebut masih ada di bumi. Tetapi tidak bisa berkomunikasi dengan orang yang hidup. Yang ada biasanya jiwa-jiwa itu akan menangis lalu ia akan mengarahkan matanya kepada para malaikat.

Bishop Teophan say: Kakakmu tidak akan mati tubuhnya terbaring tetapi yang disebut pribadinya sakit tetapi akan pergi di tempat terakhir. Ingatlah ini dia yang meratapi orang yang meninggal tetapi bagi mereka hal ini sedikit lebih mudah dan semakin bahaya. Dan mereka yang mati kemudian hidup lagi menemukan ketidaknyamanan.

The Toll Houses

Pada hari ketiga roh itu akan melewati penghakiman sementara dari iblis yang akan menganggu dia dengan berbagai macam dosa yang selama hidupnya melakukan dosa tertentu. Jadi menurut berbagai pengwahyuan terapat 20 toll houses yang dimana satu dosa ke dosa yang lainnya akan diuji sampai lolos semua. Di dalam toll houses ada bnyak sekali iblis yang sudah menunggu dan ini bisa terjadi pasa siapapun.

40 hari

Setelah sudah selesai kepada toll houses jiwa masih memiliki 37 hari untuk mengunjugi surga dan neraka. Dan hari yang ke 40 akan masuk ke dalam tempatnya yang permanen. Oleh sebab itu di budaya tionghoa ada perayaan 7 hari dan perayaan 49 hari karena di dalam 49 hari jiwa-jiwa sudah melupakan kejadian di dunia. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa Partial judgement terjadi selama 40 hari.

Menurut malaikat yang mewahyukan tentang kematian dikatakan bahwa pada hari 9 jiwa akan ditunjukan keindahan firdaus. Lalu sisanya jiwa itu juga akan ditunjukan tentang siksaan dan neraka yang menakutkan sebelum hari ke 40 kita akan kembali ke pangkuan Abraham. Jadi ini adalah pewahyuan malaikat kepada bapa gereja makarios

Bagaimana keadaan jiwa menunggu kedatangan kedua?

Setelah 40 hari jiwa sudah mulai merasakan jadi tidak hanya melihat lagi. Kalau difirdaus akan mengalami sukacita yang besar dan kalau di hades akan mengalami siksaan yang kekal. Yang nantinya kan diterima secara full bersama dengan tubuhnya di dalam final judgement. Apakah ketika jiwa masuk ke hades dan nirwana aka nada pertobatan? Tidak ada!

Berdoa untuk orang mati

Pernakah kita berdoa untuk orang mati? Kalau pernah apa yang didoakan?

Yang benar: Ketika kita berdoa untuk orang mati kita berdoa untuk sesama gereja dan anggota keluarga Allah. Roh orang mati masih sama dengan anggota tubuh Kristus ini tidak seperti menyembah roh itu. Biarkan di dalam perjalanan dia akan masuk kepada firdaus dan di ringankan dan malaikat Allah akan selalu menyertai. Apa yang dapat kita kerjakan untuk orang mati? Stiap dari kita pasti menginginkan kasih dan ingin memberikan kasih justru kita tidak dapat melakukan apapun untuk mereka dapat bertobat. Banyaknya doa kita tidak menyelamatkan. Jadi kiyta tidak dapat melakukan hal lain kecuali kita berdoa. Orang yang sudah mati dapat merasakan kita yang berdoa. 

Video Romo Daniel

Toll House Menurut Ajaran Mula-Mula

Toll houses merupakan pemahaman dari pada gereja Orthodox yang mempercayai jalan setelah kematian. Di dalam Filipi 1:21-23 merupakan pendapat dari pada protestan yang langsung akan bersama dengan Bapa di surga. Sedangkan pemahaman Khatolik percaya mengenai api penyucian atau pulgatori yang tidak dipercayai oleh gereja Orthodox. Gereja Orthodox berbicara bahwa mereka akan mengalami perjalanan setelah kematian. Di dalam Lukas 16:22 terdapat ayat yang bebicara mengenai orang kaya dan lazarus dimana orang kaya tidak memiliki nama yang melambangkan orang yang tidak akan masuk surga yang hidup menurut harta dunia saja jika kita bandingkan dengan di dalam Wahyu 20:15 dikatakan orang yang tidak ditemukan di dalam buku kehidupan maka akan dibuang ke dalam api jadi orang tanpa Kristus yang tidak bersama dengan Yesus. Orang yang betul-betul di dalam Kristus nama mereka terdapat di dalam kerajaan surga (Ibr. 12:22). Dan Yesus juga mengatakan bahwa bersukacitalah karena nama kita berada di surga dan menjadi anak sulung dari Eklessia (Luk. 10:20). Kewarganegaraan kita disurga melalui babtisan yang menyatukan kita dengan penyaliban, kematian, kebangkitan dan kenaikan dan kita secara roh telah bersama dengan Kristus (Fil. 3:20-21). Kasih Allah begitu besar telah membangkitkan kita bersama-sama dengan Kristus yang merupakan bagian dari tubuh Kristus kita juga ikut bangkit bersama-sama dengan Yesus (Ef. 2:3-6). Dan bangkit bersama dahulu karena kebangkitan dan kita duduk bersama-sama di dalam surga di dalam Yesus Kristus, karena Yesus telah duduk di surge kita secara hukum akan duduk di sana juga (Ef. 2:6). Oleh sebab itu lazarus memiliki nama sedangkan orang kaya tidak memiliki nama karena dia tidak peduli dengan hal-hal rohani di dalam kekekalan. Nama orang beriman yang percaya kepada Allah yang digambarkan sebagai pengemis ini merupakan gambaran bahwa kita mengemis belaskasihan dari Allah, dan mengalami aniaya dari pada orang lain. Ini merupakan perumpamaan (Mat. 13).

Jiwa yang tidak mati itu dibawah ke dalam pangkuan Abraham jika dia adalah orang yang mengikuti Kristus (Luk. 16). Orang yang sudah meninggal akan diterima dan dijemput oleh malaikat sedangkan orang yang tidak percaya (Luk.12: 19-20). Firdaus akan (Luk. 23: 42-43). Jadi yang menyertai kita waktu mati bukan kekayaan, kehebatan, delar dan apapun itu tetapi yang menyertai kita adalah perbuatan kita (Wah. 14:13). Ada yang menuntun mereka yaitu roh-roh jahat yang akan nanti membawa roh kita ke dalam (Luk. 12:20). Orang yang telah mati akan dihukum secara personal (Ibr. 9:27). Di dalam Ibr. 9:27 ditunjukan dengan jelas bahwa penghukuman langsung. Selain kuasa dari Allah ada satu kuasa yang menguasai dunia yang disebut ilah jaman ini (Yoh. 14:30; Ef. 2:2). Iblis kalah dari Yesus, iblis mundur dan menunggu pada saat yang tepat (Luk. 4: 13). Penguasa dunia ini akan menuduh kita untuk menuntut kita. Orang yang menuruti penguasa dunia ini akan diterkam seperti singa yang mengaum-ngaum ketika kita sedang melakukan dosa (Ef. 2:2). Roh-roh jahat selalu mempromokasikan kita atas segala macam kebencian untuk menjebak kita, itulah sebabnya mereka disebut roh-roh najis. Raja iblis itu disebut Beelzebul (Mat. 12: 24). Di bawah dari pada Beelzebul dan Lucifer ada juga penguasa dunia ini (Ef. 6:12). Itulah sebabnya anak yang di dalam hidupnya menjadi orang durhaka dan menuju ke firdaus tetapi tidak bersama dengan malaikat-malaikat akan dapat tergoda dengan mereka. Terdapat kata “pemimpin kerajaan Persia” yang melambangkan bahwa itu adalah kerajaan iblis yang menanang Daniel tetapi malaikat Mikhael datang dan menolong Daniel (Dan. 10:12-13). Di anatra bumi dan surga itu ada kerajaan angkasa jadi ketika kita meninggal akan dikejar oleh iblis dan akan selalu dituduh. Oleh sebab itulah pertobatan itu perlu agar kita tidak lagi dituduh oleh iblis. Ini bukan berarti bahwa keselamatan bukan karena manusia melainkan karena anugerah Allah. Hukuman neraka terjadi sesudah kedatangan Yesus yang kedua (Mat. 10:28; Yoh. 5:28-29). Jadi ketika kita memiliki hubungan yang intim dengan Yesus maka kita akan menikmati kehidupan yang kekal dan akan dijemput oleh malaikat-malaikat Allah sedagkan jika kita jauh dari Allah maka kita akan berada di dalam tempat roh-roh jahat (2Petr. 2: 4). Itulah sebabnya orang- orang kudus berdoa untuk orang mati. Ketika orang percaya menentang Roh Kudus maka tidak akan diampuni selama belum kedatangan Yesus yang kedua (Mat. 12:32). Ini bukanlah dogma yang ha

Referensi: Greorge Mastrantonis – A style catechism on the orthodox faith…. Intrduction the orthodox church: Its faith and life, Seraphim Rose – The Soul Afther Death (hal. 175…) dan Video Romo Daniel.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started