
Kitab suci ditulis oleh para penulis yang diilhamkan oleh Roh Kudus. Jadi ketika sekarang kita mau untuk mengetahui pikiran Kristus yang berada di dalam Kitab Suci pikiran kita juga harus masuk akan tetapi, kita juga harus bertanggungjawab umtuk dapat mengetahui apa yang menjadi pikiran Allah lewat pikiran kita. Dalam 2 Tim. 3:15-16 memaparkan kegunaan doktrin dari pada Alkitab yang berguna untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang dalam kebenaran. Terdapat 4 lapisan untuk menafsirkan pikiran Kristus di dalam Kitab Suci yaitu:
- Christ center (bible) 2 Tim. 3: pada saat kita mengajar yang kita khotbah itu didaskalia/doktrin sebuah ajaran yang bersifat pada kristus, doktrin itu didapat dari pikiran Allah. Doktrin mempunyai power utk mengubah orang, yaitu bisa memperbaiki kelakuan, menyatakan kesalahan, mendidik orang dlm kebenaran
- Ecclesial (Paradosis)
- Kardia (hati) bersifat personal
- Soma (tubuh) obedience ketaatan
Origen membagi ada 3 lapisan dalam kitab suci.
- Theoria
- Historia
- Moral/good works/ Spiritual meaning
Alegory dan Typology
Di dalam membaca Alkitab salah satu cara yang dapat diterapkan untuk menggali kebenaran firman Tuhan adalah Alegory dan typology. Alegory adalah hal-hal yang terjadi di dunia tetapi di intrpretasikan ke hal-hal yang metafisik. Sedangkan, Tipology berbicara tentang satu pribadi khusus dalam hal ini Yesus Kristus. Atau kata lain yang menunju pada apa yang kristus dan gereja lakukan. Tipology berasal dari kata “hipo” yang artinya dari sesuatu yang dicetak/print, Contohnya di dalam Kolose 2:16-17 tipologynya adalah ada baying-bayang yang akan datang yaitu Yesus Kristus sendiri. Jadi tipology itu wujud atau bayang-bayang yang ada didalam Perjanjian Baru, Bapa-bapa gereja memakai Alegory dan Typologi. Dalam PL memrepresentasikan tentang PB. Pengajaran Paulus banyak memakai Tipology jadi tidak ada salahnya jika tafsiran kita menggunakan typology.
Empat Lapisan Dalam Menafsirkan Alkitab
- Tubuh (Historia/Literal Meaning)
- Roh (Theoria makna spritual, noetic, mystical)
- Jiwa (Moral)
- Eskatologi (anagogi-mencapai kekudusan yang sesungguhnya)
- Tujuan dari 4 lapisan ini untuk menuntun para pembaca kepada Kristus dan keselamatan sehingga menjadi serupa dengan Kristus (mencapai kekudusan hidup).
- Keselamatan artinya manusia semakin serupa dan segambar dengan Kristus dan mencapai kekudusan hidup (2 Timotius 3:15).
Song of Song 1:8
Konteks Historis
Kitab ini ditulis oleh Salomo. Pada abat 10 SM (965-960SM). Song of song adalah Kitab Puisi cinta di Timur Tengah atau ini adalah kitab puisi tentang cinta dari tradisi atau budaya timur tengah. Kitab Puisi cinta ini bukan hanya cintanya salomo kepada istrinya. Ini juga secara typologi merupakan cinta Allah kepada umatNya. Kristus adalah kepala dari gereja sedangkan gereja adalah tubuhnya. Suami adalah kepala sedangkan istri adalah tubuh Kristus.
Tema besar Kidung Agung adalah puisi tentang suami dan istri. Ini bukan puisi pacaran yang belum menikah! Jika ini adalah forsedow tentang Kristus maka ini adalah cinta Kristus dan jemaat. Ini adalah cinta yang saling berbalasan, tidak satu pihak. Gereja adalah pengantin perempuan dari Kristus. Kitab ini termasuk kitab hikmat atau kitab puisi dari Salomo.
Ayat
Jika engkau tak tahu, hai jelita di antara wanita, ikutilah jejak-jejak domba, dan gembalakanlah anak-anak kambingmu dekat perkemahan para gembala.
WTT Song of Solomon 1:8 אִם־לֹ֤א תֵדְעִי֙ לָ֔ךְ הַיָּפָ֖ה בַּנָּשִׁ֑ים צְֽאִי־לָ֞ךְ בְּעִקְבֵ֣י הַצֹּ֗אן וּרְעִי֙ אֶת־גְּדִיֹּתַ֔יִךְ עַ֖ל מִשְׁכְּנ֥וֹת הָרֹעִֽים׃ ס
Solomon 1:8 ἐὰν μὴ γνῷς σεαυτήν ἡ καλὴ ἐν γυναιξίν ἔξελθε σὺ ἐν πτέρναις τῶν ποιμνίων καὶ ποίμαινε τὰς ἐρίφους σου ἐπὶ σκηνώμασιν τῶν ποιμένων
Syntactic Form
ἐὰν μὴ γνῷς σεαυτήν
ἡ καλὴ ἐν γυναιξίν
ἔξελθε σὺ ἐν πτέρναις τῶν ποιμνίων
καὶ ποίμαινε τὰς ἐρίφους σου ἐπὶ σκηνώμασιν τῶν ποιμένων
Terjemahan Literal
Jika engkau tidak tahu dirimu sendiri
- Hai kamu yang paling cantik diantara para wanita.
- Ikutilah jejak- jejak dari kawanan domba
- Gembalakanlah anak- anak kambing muda dekat atau disamping tenda dari para gembala.
Syntactic Content
- Jika engkau tidak tahu
- Hai kamu yang paling cantik diantara perempuan – perempuan
- Ikutilah jejak- jejak kawanan domba
- Gembalakanlah anak- anak kambing dekat para gembala
Sematic Content
Jika Engkau Tidak Tahu Dirimu Sendiri
Engkau menunjukan kepada wanita yang adalah typology dari gereja, mempelai Kristus. Tidak tahu disini terbagi atas dua hal dirinya sendiri dan apa yang dia lakukan. Orang yang tidak tahu dirinya sendiri ini berbicara kepada orang percaya yang harus mengetahui siapa dirinya dan bagaimana dia mengaktualisasikan dirinya. Wanita ini harus tahu bahwa ia adalah yang paling cantik diantara para wanita. Yang menandakan indetitas dari pada wanita tersebut.
Dia menunjuka kepada perempuan (lihat Kid. 1: 5) tapi didalam kondisi tidak tahu. Origen menjelaskan dua hal yang perlu ia tahu “dia yang tidak tahu dirinya akan keluar dari kawanan domba dan akan dikenal oleh kawanan kambing”. Yang artinya dia tidak tahu siapa dirinya dan bagaimana ia mengaktualisasikan dirinya. Disini berbicara mengenai jiwanya yang tahu apa yang harus dikerjakannya namun anggota tubuhnya malah melakukan dombanya. Di dalam Matius 25:32-33 menjelaskan Yesus yang duduk diatas kerajaan Allah, sedangkan sebelah kanan menunjukan bahwa nantinya perempuan akan bersama dengan Kristus, jadi jika mempelai wanita tidak lepas dari pada mempelai pria maka akan bersama dengan mempelai pria nantinya. Sedangkan jika mempelai wanita lepas dari pada mempelai pria maka akan bersama dengan kaum kambing bukan kaum domba lagi.
Ikutilah Jejak- Jejak Dari Kawanan Domba.
Ini menunjukan bahwa kawanan domba seharusnya mengikuti jejak dari pada gembala yang telah merawat kehidupan mereka. Jejak kehidupan dari pada setiap umat Allah diharapkan mengikuti setiap jejak Langkah yang Yesus telah lewati selama berada di dunia. Seperti yang menjadi perintah Yesus dan apa yang Yesus lakukan di dalam Matius 25: 35 seperti berikut:
- Memberikan makan; Yesus adalah aggur dan roti (Yoh. 6:35).
- Mamberikan minum: Yesus air kehidupan (Why. 21:6).
- Memberikan pakaian: Pakaian baru.
- Memberi tumpangan: Dirumah Bapaku banyak tempat tinggal.
- Menyembuhkan orang yang sakit: Mujizat.
- Mengunjungi.
Jika kita masih hidup didunia maka kita masih berada di antara domba dan kambing. Kita berada di tengah- tengah mereka ini artinya seharusnya kita harus tetap berjaga- jaga supaya jangan tersesat.
Gembalakanlah Anak- Anak Kambing Dekat Para Gembala
Para gembala jelas menyatakan tentang murid- murid Yesus yang berarti anak- anak kambing dan anak domba memang benar- benar berada pada posisi yang sangatlah dekat. Ini dikarenakan domba yang selalu mengikuti gembalanya. Jika kita sebagai orang Kristen percaya dan mengikuti Yesus senantiasa maka yang seharusnya kita lakukan adalah mengikuti para gembala. Jangan sampai mengikuti jejak dari pada para kambing.
Jejak Gembala Agung (Matius 25:35)
- Memberi Tumpangan: Memberikan kehangatan, damai sejahtera sehingga orang yang berada di dekatmu menjadi merasa terlindungi. Sama seperti yang Kristus lakukan di dalam Filipi 2: 1.
- Telanjang Memberi Pakaian: Pakaian yang memberikan kemuliaan agar tidak merasa malu. Bagaimama memberikan pakaian kepada orang lain dengan memberikan kemuliaan dan pada akhirnya orang itu memakai pakaian Kristus.
- Menyembuhkan Orang Yang Sakit: Yesus yang mati dan bangkit. Sedangkan kita dapat memberikan obat.
- Mengunjungi Orang Dipenjara. Penjara artinya belenggu dosa dan mengunjungi maksudnya Yesus ikut masuk dalam penjara jiwa ini dengan cara mati lalu ia bangkit artinya penjara itu sudah dilepaskan artinya sudah tidak di kurung lagi. Aku disini difiguratifkan sebagai saudaraku yang paling hina. Jadi saudaraku yang paling hina ini adalah bangsa kambing, jika kita tidak pernah mengunjungi mereka maka kita tidak bisa menarik mereka. Mengunjungi orang dipenjara artinya kita harus kenal, tahu kondisi, kita masuk, dan tidak rasis dengan kepercayaan kita sehingga melukai orang yang memiliki kepercayaan lain dari kita.
Eskatologi
Pada saat kita masih hiudp di dunia kemudian mengaku bahwa kita adalah pengikut Kristus seharusnya banyak hal yang harusnya kita mau kerjakan. Menjadi pengikut Kristus tidak seharusnya tidak berpangku tangan degan semua keadaan sulit yang orang lain alami. Melainkan mau turun tangan untuk membantu orang yang mengalami kesulitan ini. Jika semua orang Kristen tidak mau menurunkan tangan untuk membantu maka anugerah dan kemuliaan Tuhan tidak akan dirasakan oleh umat kambing yang sebenarnya membutuhkan uluran tangan pengikut Kristus. Ini adalah hal wajib yang seharusnya dikerjakan oleh setiap orang percaya. Mengikuti langka dari pada Gembala Agung seharusnya menjadi kerinduan dari pada setiap domba. Sampai pada akhirnya kita mencapat pada inti dari pada kehidupan kita di dunia bahwa kita adalah wanita yang paling cantik, kenapa? Karena kamu dan saya melakukan hal- hal yang telah Yesus lakukan secara real selama Ia ada di dunia. Jika kita mengikuti Langkah Yesus satu persatu maka kita akan semakin serupa dengan Yesus dan akan menjadi sempurna seperti Dia.
Personal
Pada pertemuan kali ini saya secara pribadi kembali mulai teringat dengaan hal wajib yang seharusnya saya kerjakan sebagai orang percaya. Ketika kenal Yesus seharusnya saya tidak malas- malasan harus mengerjakan hal yang Yesusu sendiri telah kerjakan selama di dunia. Selama satu minggu kedepan saya ingin melatih diri saya untuk mengerjakan satu hal dari hal- hal yang Yesus telah kerjakan yaitu memberi tumpangan yang berarti seharusnya orang percaya dapat membuat orang lain yang berada di sekitarnya merasakan damai sejahtera serta nyaman berada di sekitar kita. Hal ini yang mungkin kadang sulit untuk saya kerjakan. Banyak orang yang sering mengatakan kepada saya kalau mereka sering tidak nyaman untuk berbicara dengan saya. Hal ini dikarenakan mereka merasakan seperti tidak memiliki topik untuk berbicara dengan saya. Mereka ingin memulai gurauan juga mereka takut akan berakhir dengan gurauan yang tidak direspon dan masih banyak hal mereka pikirkan tentang saya padahal belum memulai untuk berbicara dengan saya terlebih dahulu. Saya kemudian berpikir berarti memang saya terlihat seperti orang yang tidak hangat. Kemudian hal yang seharusnya saya kerjakan untuk kedepannya saya akan menyapa dan mengajak berbicara terlebih dahulu agar mereka mau berbicara dengan saya dan tidak merasa kaku ketika memulai pembicaraan dengan saya. Biarlah Tuhan membantu. Amin!