
ITB Song of Solomon 1:13 Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku. (Cant. 1:13 ITB)
BGT Song of Solomon 1:13 ἀπόδεσμος τῆς στακτῆς ἀδελφιδός μου ἐμοί ἀνὰ μέσον τῶν μαστῶν μου αὐλισθήσ
ITB Song of Solomon 1:13 Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku.
(Cant. 1:13 ITB)
Sematic Content
By: Origen
Bukan My lovely tetapi nephew. Bukan “kekasihku” melainkan keponakan. Minyak mur ini mengharumkan mempelai laki – laki. Seperti Maria dari Betani yang mengurapi kaki Yesus untuk penyaliban. Sebungkus mur ini merupakan kegenapan dari mur yang dipakai untuk mengurapi jazat Yesus waktu kematiannya (Yoh. 19: 39-41). Menceritakan bahwa “Dia atau mempelai laki- laki” setelah kematian tentu Dia bangkit, Dia akan tinggal di dalam gerejanya. “Dia akan tinggal di antara buah dadaku.” Origen mengatakan bahwa di tengah dua buah dada ada hati dimana Yesus akan tinggal di dalam hati gereja-Nya. Itulah sebabnya di dalam John 6:51-54 jadi kalau kita tidak memiliki Kristus yang merupakan daging dan darah, maka Kristus tidak akan tinggal di dalam kita. Dia akan tinggal ketika tetesan mur itu mengenai tubuh Yesus. Jadi kalau Kristus tidak mati Dia tidak akan dapat memberikan daging dan darah-Nya. Roh Kudus yang dirubah menjadi tubuh dan darah Kristus.
Minyak ini menandakan kematian Yesus. Dan hal ini membuat Yesus ada di dalam hati kita. Bagaimana Yesus akan tinggal menetap didalam hatiku? Merupakan cara kita harus makan dan minum darahNya. Untuk dapat makan tubuh dan darahNya Yesus harus mati, untuk dapat tinggal didalam kita. Dan dengan demikian kita akan hidup di dalam Yesus (Yoh. 5: 54). Kita akan hidup kekal dan akan memperolehnya pada akhir zaman. Dalam Yoh. 6: 56 “Yesus didalam, kita dan kita di dalam Kristus”. Jadi perjamuan seperti kita memakan “obat kekekalan.”
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu” jadi yang namanya hidup itu harus menghasilkan buah. Buah apa yang kita hasilkan? Itu adalah buah- buah yang memancarkan harum tadi. Buah- buah sebagai gereja yang memancarkan harumnya Kristus. Jadi yang namanya buah itu seharusnya harum. Buahnya seharusnya memiliki keharuman. Seperti kita yang adalah buah anggur dan Yesus adalah carangnya. Berarti kita adalah bauh wangi Kristus. Ketika kita dimakan, dicicipi oleh orang lain kita adalah keharuman Kristus. Jadi kehidupan kita bukan kita lagi yang hidup melainkan Kristus yang hidup.
Mempelai perempuan membawa minyak mur dan minyak narwastu. Ini menunjuk kepada Maria dari Bethany. Kemudian Yusuf dan Nikodemus yang mengurapi jasad dan tubuh Yesus. Hal ini adalah sebuah misteri yang seharusnya kita lakukan juga. Bau harum Kristsu ada di mana? Ada di dalam hati (diantara buah dada). Artinya kita juga harus sama seperti Maria dengan mengharumkan Yesus di dalam hati kita. Jika berbicara mengenai keharuman seharusnya kita mau untuk mengasihi. Kita harus punya minyak mur.
Apa minyak harum itu? Ini adalah sebuah persembahan. Sepetti orang Majus yang mempersembahkan emas minyak mur, dan kemenyam. Ini adalah persembahan kehidupan kita. Kalau kita mau berikan mur kepada Kristus berarti kita mau mempersembahkan hidup secara total untuk Dia karena Dia sudah berikan hidupNya untuk kita, sekarang gantian kita yang memberikan kehidupan kita kepada Dia. Itulah sebabnya dikatakan “kekasihku bagaikan sebungkus mur yang tersisip di antara buah dadaku” ini mempelai wanita membawa satu bungkus mur untuk keponakannya. “keponakkan” menunjukan kepada Kristus. Berarti dia memberikan wewangian untuk Kristus dan berarti kita mempersembahkan diri kita dan hidup kita. Kita memberikan hal yang paling berharga yaitu diri kita sendiri.
Kita masing- masing mempunyai sebungkus mur. Masalahnya kita tumpahkan kepada siapa? Kepada Yesus atau yang lainnya.
By: Gregory of Nissa
Wewangian tadi untuk menyenangkan suaminya. Ini secara spiritual hidup kita seharusnya menyenangkan hati Yesus. Baik jiwa, roh adalah wewangian. Jadi ada sebungkus yang tergantung dileher saya, diantara buah dada saya. Berarti mengalungkan minyak mur. Itu artinya mur adalah suatu minyak yang membuat tubuh kita menjadi harum. Minyak mur itu sendiri adalah Kristus yang ada di dalam hati kita, hal ini yang membuat kita wangi. Yesus tinggal di dalam hati kita. Maka wangi kita terpancar keluar. Tetapi hati kita sendiri menjadi terang selain memancarkan harum. Jadi kita menerima keharuman Tuhan yang memerintah didalam hati kita. Kidung agung 1: 13 jika dikaitkan dengan Perjanjian Baru maka akan sangat cocok dengan Kitab Yohanes 6:56 dimana orang yang makan dan minum darah Yesus akan tinggal didalam Yesus dan Yesus di dalam dia.
Song of Solomon 1:14 Bagiku kekasihku setangkai bunga pacar di kebun-kebun anggur En-Gedi.
1 Sam. 24:1 adalah suatu tanda pelepasan dari musuh
By: Origen
ἀδελφιδός, -οῦ, ὁ; beloved one, kinsman, brother = diterjemahkan menjadi “orang yang terkasih” atau “keponakan”
septuaginta: diterjemahkan “to me kinsman/ nephew/ beloved is a clauster of grape from cyprus in the vineyards of En- Gedi”
Ibrani: “a claster of henna my beloved to me, in the vineyards of En- Gedi.” Tejadi perbedaan antara Ibrani dan Septuaginta. Di dalam Ibrani menunjuk kepada Henna yang sering dipakai untuk rambut, kuku, jari-jari tangan ketika pernikahan.
Di dalam Yoh 15: 5 “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Yang dimaksud disini Yesus yang merupakan pokok anggur. Sekarang pokok anggur menghasilkan buah anggur. Kita adalah ranting – rantingnya yang menempel kepada Kristus. “kepadaku, untukku, kekasihku adalah pokok anggur dan pokok anggur itu menghasilkan buah” ini maksudnya Dia membuat kita menjadi bijaksana, pengertian dan kuat di dalam kebajikan. Karena kita menempel kepada pokok anggur. Pokok anggur itu tidak akan langsung berbuah sebab ada begitu banyak rintangan yang harus dihadapi. Jadi maju dari satu Langkah ke Langkah selanjutnya sampai menjadi sempurna. Jadi Kidung Agung 1:14 kita mesti memahami bahwa mempelai laki- laki kita adalah pokok anggur yang akan memberikan kita buah. Tetapi pokok anggur ini ada di kebun anggur En- gaddi. Sebelum menghasilkan buah yang baik kita ada di dalam pencobaan (En- gaddi). Kita tidak akan bisa berbuah kalau kita tidak mencoba untuk memangkas ranting- ranting yang menghalangi pertumbuhan.
Seperti pertumbuhan buah pada pohonnya harus dilakukan pemangkasan agar tidak banyak ranting yang berkeliaran. Jika berkeliaran maka akan mengahasilkan buah yang kecil busuk dan hal tidak baik lainnya. Jika kita adalah ranting yang harus dipangkas maka kita harus memangkas godaan/ temptation. Jadi kehidupah manusia di bumi penuh dengan cobaan. Untuk itulah kita harus bisa diselamatkan dari cobaan itu dengan cara taat. Pada akhirnya semuanya ini menunjukan keharuman dari jiwa kita yang berasal dari firman Allah. Ini adalah hal yang misteri.
Gregory Of Nissa:
Ada klister anggur yang bermekar ini adalah klister yang memberikan janji anggur bahwa dia belum menjadi anggur. Merupakan janji anugerah yang akan datang. En- geddi adalah tempat yang penuh dengan kelimpahan sehingga anggur yang tumbuh disitu akan menghasilkan buah yang baik sebab ada anugerah yang berlimpah sehingga hidup kita yang menurut perintah Allah akan bermekar seperti sekelompok anggur. Tanah yang sangat subur. Betapa sukacitanya kebun seperti ini, sebab Dia adalah terang yang sejati, dan hidup yang sejati. Kalau kita jadi seperti Dia. Jadi kalau kita adalah buah-Nya dari pokok anggur maka kita merupakan terang dari Kristus yang adalah terang. Jadi kalua mau menjadi seperti Kristus artinya kalua Kristus adalah terang seharusnya kita juga adalah terang.
Sematic Point
- To me
- My kinsman
- A cluster of Grapes
- From Cyprus
- In the vineyards of En Gedi
Sematic Content
By: Origen
A CLUSTER OF CYPRUS. Ketiga dia adalah sekelompok buah anggur dari En-gadi. Sehingga ini menunjukan satu kasih yang semakin besar. Wewanggian itu menunjukan kepada suatu persembahan hidup kita kepada mempelai laki- laki. Ini seharusnya adalah persembahan yang membuat kasih kita semakin berlimpah kepada mempelai laki- laki. Jika diinterpertasikan secara ambigu ini bisa menunjukan kepada kebun anggur. Tetapi juga ini bisa berarti tanaman liar. Karena itu adalah kebun anggur maka syprus ini menunjuk kepada “sekelompok buah anggur”
menghasikan berbagai jenis buah yang cantik yang sama artinya dengan segerombolan anggur. Tetapi sebutan ini di baut di kebun anggur Engaddy.
Kesimpulan
Daging dan darahnya berbau harum ketika kita makan Dia ada di dalam hati kita. For that soul only is perfect, who has her sense of smell so pure and purged that it can catch the fragrance of the spikenard and myrrh and cyprus that proceed from the Word of God, and can inhale the grace of the divine odour.
Dia datang memberi kita keharuman dan keharuman itu kita hirup dan membuat keharuman itu terpancar kepada orang lain. Amin!