
Kidung Agung 1:15
BGT Song of Solomon 1:15 ἰδοὺ εἶ καλή ἡ πλησίον μου ἰδοὺ εἶ καλή ὀφθαλμοί σου περιστεραί
WTT Song of Solomon 1:15 הִנָּ֤ךְ יָפָה֙ רַעְיָתִ֔י הִנָּ֥ךְ יָפָ֖ה עֵינַ֥יִךְ יוֹנִֽים׃
ITB Song of Solomon 1:15 Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau, bagaikan merpati matamu.
By: Origen
Septuaginta: Lihatlah engkau cantik tetanggaku atau orang yang terdekatku/ kekasihku, kamu cantik matamu seperti merpati. Terjemahan yang dipakai adalah Septuaginta yang merupakan terjemahan Ibrani ke Yunani dan dipakai oleh Bapa- bapa gereja. Ibrani: Lihatlah engkau cantik tetanggaku/ kekasihku, matamu seperti burung- burung merpati. Dari terjemahan di atas ada perbedaan yaitu Ibrani memakai kata “kekasih” Sedangkan Septuaginta memakai kata “kekasihku.”
Syntactic Poin
- Kamu cantik, oh tetanggaku
- Sungguh engkau cantik
- Matamu seperti burung- burung merpati
Konteks
Ayat 15 ini merupakan kelanjutan dari ayat- ayat sebelumnya. Kalau ayat sebelumnya mempelai perempuan dibandingkan dengan kuda- kudanya, lalau dia juga membandingkan pipi mempelai perempuan dengan burung perkutut, dan leher mempelai perempuan memakai kalung Mutiara di lehernya.
Sematic Content
Kamu cantik, oh tetanggaku
Bagian ini menunjuk kepada gereja. Dan kata “engkau cantik” disebutkan 2 kali ini berarti sangatlah cantik. “sungguh engkau cantik” ini menandakan bahwa dia adalah orang terdekat dan dekat dengan mempelai laki- laki kecantikannya dapat dilihat dengan jelas karena jarak yang dekat. “Matamu adalah seperti burung- burung merpati” yang dimaksud disini tidak hanya secara literal saja melainkan mempunyai spiritual meaning. Menurut Gregory of Nyssa: Hitam disini menandakan bahwa manusia yang jatuh kedalam dosa akan tetapi karena mempelai wanita jatuh kedalam dosa dan dekat kepada mempelai laki- laki diperbaharui. Cantik menandakan bahwa hidup telah diperbaharui. Makin cantik karena dekat dengan terang, berarti kita yang tinggal dekat dengan mempelai laki- laki yang cantik maka kita yang dekat dengan Dia maka kita akan menjadi cantik dan menjadi sangat cantik. Oleh sebab itulah kita yang dekat dengan Sang Cantik itu maka kita menjadi sangat cantik. Kenapa kita semakin cantik? Karena kita menirukan Sang Cantik itu.
Kita yang adalah memperlai wanita disebut hitam karena kita cantik dikarenakan Kristus yang merupakan Sang Cantik itu sendiri. Kita memang rusak secara fisik akan tetapi kita akan semakin diperbaharui menjadi semakin cantik. Kita perlu memakai cermin terlebih dahulu untuk dapat melihat wajah kita, Yesus adalah cermin yang dapat membuat kita berkaca untuk menjadi cantik. Kita akan bercermin dan melihat apa yang jelek di dalam diri kita dan membuat kita mempercantik yang jelek itu. “Lihat kamu cantik sekarang ini karenakan kamu dekat dengan Aku.” Didalam Yohanes 15:15 Yesus mengatakan bahwa “kamu bukan lagi hamba melainkan sahabat,” ini menandakan bahwa kita tidak dianggap sebagai orang yang jauh dengan pribadi Yesus seperti halnya hamba melainkan kita adalah seorang sahabat yang tidak ada jarak melainkan saling mengasihi, mendengarkan curhat, menangis bersama, berkelu kesah dan selalu ada di setiap saat. Ini berarti Yesus bukan lagi mempelai laki- laki kita melainkan sahabat kita juga.
Matamu seperti burung- burung merpati
By: Origen
Mata disini dibandingkan dengan burung- burung merpati yang menuju kepada pengertian atau NOUS. Ini berarti secara spiritual NOUS kita cantik. Pribadi yang memiliki Nous yang cantik adalah Kristus berarti kalau kita mempunyai NOUS yang cantik ini menunjuk kepada Kristus. “Mata cantik” berarti NOUS yang mengerti firman Tuhan bukan sekedar mengerti teks dari Kitab Suci melainkan spirit– Nya berarti apa yang diinginkan Tuhan kita seharusnya dapat menangkap apa yang Dia mau. Jadi kita diajarkan “kecantikan mata” yang seharusnya dapat menangkap Firman Tuhan. Kalau kita mau mempunyai roh yang cantik berarti kita harus menangkap kitab suci secara jelas. Kita harus mengerti spiritual meaning. Burung merpati disini menuju ke Roh Kudus. Kita diminta mempunyai mata seperti burung merpati yang berarti mata kita yang mengerti Firman Tuhan seperti Roh Kudus.
By: Gregory of Nyssa
Kata “mata” disini merupakan mata seoramg murid yang benar- benar menangkap bagaimana menjadi orang yang semakin hari semakin cantik. Bagaimana mempunyai spirit yang berasal dari Roh Kudus. Mata yang cantik berarti hidup di dalam Roh Kudus, dipimpin Roh Kudus dan mematikan semua keinginan daging. Jadi kalau kita mempunyai mata seperti burung merpati berarti dapat menangkap apa yang diajarkan oleh Roh kudus (Rom. 8:13-14). Jiwa yang terbebas dari nafsu badani yang pada akhirnya kita punya kehidupan spiritual yang cantik. Hal ini dimulai sejak kita memiliki mata yang dapat melihat dengan tajam apa yang diajarkan oleh Roh Kudus. Maka pada akhirnya nanti kita akan menjadi layak dan cocok untuk menjadi pendamping dari mempelai laki- laki.
“Matamu seperti burung- burung merpati” artinya cantik dimulai dari dalam yang dapat mengangkap apa yang diajarkan oleh Roh Kudus sehingga kita bisa hidup menurut keinginan roh. Matius 6:23 mengatakan “Kalau matamu baik teranglah seluruh tubuh” jadi mata kita seharusnya cantik, diibaratkan mata yang cantik disini adalah Roh Kudus yang mengajakan segala sesuatu tentang Firman Tuhan.” Tidak ada yang mengatakan Dia, Yesus jika bukan karena Roh Kudus. Kita bisa cantik kalau bisa dekat dari yang cantik. Bagaimana bisa cantik? Dimulai dari mata yang merupakan Roh Kudus yang adalah burung merpati.
By: Origen
Roh Kudus bekerja untuk memurnikan manusia, untuk mata kita yang cantik bertujuan makin lama makin diperbaharui dan menjadi semakin serupa dengan mempalai laki- laki. “Kamu cantik” dengan meneladani dan menjadi betul- betul sempurna. “matamu seperti burung- burung merpati” ini berarti terdapat 2 merpati yang merupakan Anak Allah dan Roh Kudus itulah sebabnya mereka adalah penolong. Penolong yang utama adalah Kristus sedangkan penolong yang lain adalah Roh Kudus itulah sebabnya burung merpati yang terdapat di dalam ayat ini tidak tunggal melainkan jamak yang berarti lebih dari satu. Berarti tidak hanya menuju kepada Roh Kudus tetapi Kristus.
Kidung Agung 1:16
By: Origen
Yang disebut “cantik/ tampan” adalah mempelai laki- laki (Kristus/ nephew).
Lihatlah engkau memang cantik.
Kapan kita bisa melihat kecantikan mempelai laki- laki? Waktu mata kita seperti burung merpati dan mata yang sudah diperbaharui (Ef. 4:23). Sebab jika mata kita tidak seperti Roh Kudus maka kita tidak bisa melihat kecantikan dari pada Firman Tuhan. Paulus mengatakan, jika orang yang tidak mempunyai mata seperti burung merpati maka melihat Firman Tuhan seperti kebodohan di dunia tidak seperti kita yang memiliki mata seperti burung merpati melihat Fiman Tuhan adalah Hikmat Allah. “Tempat tidur” yang dibagi dengan mempelai laki- laki yang menunjukan tubuh dari jiwa, kalau mata mununjukan kepada soul maka sekarang tempat tidur kita menunjukan tempat tidur mempelai wanita berbagi dengan mempelai laki- laki. Tempat tidur mempunyai spiritual meaning yang adalah tubuh kita yang berarti secara spiritual kita ingat bahwa gereja adalah tubuh dari Kristus. Yang berarti bahwa kita dengan Yesus satu tubuh atau satu tempat tidur, satu gereja dimana Yesus adalah kepada dari gereja dan kita adalah tubuhnya. Jadi di gereja bukan hanya ada Kristus tetapi kita juga. Kering, lembut, hijau, segar, tidak rusak, dan bersih merupakan ciri dari pada tempat tidur itu yang berarti kalau kita adalah gereja maka kita haruslah bersih, suci atau sempurna.
Tempat tidur ini benar- benar adalah tubuh fisik kita, yang berarti tubuh kita adalah Bait Allah yang harus berbagi ke-Ilahi-an Kristus kedalam kita. Yesus menyedot ke-Ilahi-an Maria sedangkan kita menyedot ke-Ilahi-an Kristus. Ini berarti tubuh kita bukan hanya milik kita saja melainkan milik Kristus (1Kor. 3:16). Jika mata harus menjadi cantik, mata tubuh kita juga haruslah diperbaharui menjadi cantik. Mata diperbaharui agar dapat melihat Kristus.
Salah satu contoh yang dapat diteladani seperti apa yang telah dilakukan Paulus ketika melihat kecantikan Kristus (2Kor. 4:16). Jiwa dan tubuh berbagi dengan Kristus. Walaupun yang dialami oleh rasul Paulus diperbaharui dari hari lepas hari maka tubuh semakin merosot, ini tidak berarti tubuh jangan dihancurkan itulah kenyataan bahwa tubuh pasti akan binasa. Keselamatan adalah berbagi dengan Kristus. Apa yang Paulus bagikan dengan Kristus? Tubuh yang binasa. Sedangkan yang Paulus dapatkan? Tubuh yang diperbaharui dari hari ke hari. Jadi Yesus juga berbagi diri-Nya dengan kita. Dia memperbaharui manusia batinia kita. Hal ini dapat dilihat dalam kehidupan para Saint yang rela mati martyr mereka dengan sukacita memberikan tubuhnya bagi Yesus. Jika kita mengetahui hal ini sangatlah penting maka kita seharusnya semakin dekat dengan Dia maka kita semakin cinta Dia.
By: Gregory Of Nyssa
Kristus juga datang menjadi manusia, Dia mengambil nature manusia yang berarti Yesus memiliki 2 nature dan inkarnasi Yesus juga berbagi nature. Karena Kristus datang membagikan keilahiannya dan mengambil tubuh keilahian maka tubuh kita yang seharusnya binasa sekarang berbagi dengan Kristus. Jadi “tempat tidur” berarti kemanusiaan kita dapat mengambil keilahian Yesus (2Kor. 11:2). Ini artinya kalau kita pada akhirnya menyatu dengn Kristus seperti 2 menjadi satu daging merupakan typology dari pada keselamatan yang dikerjakan Kristus. Kita mengambil bagian dalam kontrak keilahian. Hal luar biasa yang perlu untuk kita sadari sebagai manusia yang berdosa, satu pertanyaan penting yang seharusnya kita dapat tanyakana kepada diri kita “Siapa kita yang dapat berbagi dengan Yesus?” jawaban yang pantas untuk kita berikan adalah ucapan syukur kepada Allah karena ini adalah hal yang begitu luar biasa.
Ingat bahwa kita diciptakan punya tubuh, jiwa dan roh. Dan ingat bahwa kita adalah mempelai kirtsus yang cantik. Kita harus punya mata seperti Yesus. Kita juga berbagi tempat tidur dengan Dia artinya kita berbagi dengan Yesus di dalam mengerjakan keselamatan sebagai gereja Kristus yang mulia.
Kesimpulan
By: Gregory of Nyssa
“Kamu cantik” karena dekat dengan Aku, matamu seperti burung- burung merpati yang berarti essense kita pada awalnya beautiful, akan tetapi karena dosa menjadi tidak cantik lagi sekarang burung-burung merpati itu diutus (Kristus dan Roh Kudus) yang merubah kita kembali menjadi cantik sehingga tubuh, jiwa dan roh memanifestasikan hal- hal bersifat roh. Jadi cantik tidak hanya berbicara fisik tetapi nature yang menjadi sama speerti Kristus. Advocate adalah Bapa, anak dan Roh Kudus.
Aplikasi
Hidup kita baik roh dan tubuh sekarang berbagi dengn Dia. Jadi katakanlah di dalam hatimu “Tubuhku bukan milikku lagi karena dia adalah mempelai laki- lakiku. Dia mengambil bagian dari kemanusiaanku. Kalau ini adalah sharing maka saya juga harus membagikan apa yang menjadi kepunyaan yaitu hidup saya.”
Apa yang kita bisa bagikan kepada Kristus? Tubuh, jiwa dan roh. Apa yang bisa kita peroleh?
Anagogis
Biarlah semua hal yang coba untuk kita mulai kerjakan yang dimulai dari dalam hati kemudian mempernaharui tubuh pada akhirnya akan menyempurnakan kita menjadi cantik. Kasih yang membuat segala sesuatu menjadi cantik. Dan pada akhirnya sharing yang kita kerjakan akan menjadi hal yang indah. Dan menyempurnakan karya Kristus dan Roh Kudus di dunia. Amin!