
Para Martir Suci Kyriakos dan Julita tinggal di kota Ikonium di provinsi Lykaoneia di Asia Kecil. St. Julita adalah keturunan dari keluarga termasyhur dan beragama Kristen. Janda sejak dini, dia membesarkan putranya yang berusia tiga tahun, Kyriakos (Quiricus). Selama penganiayaan kaisar Diocletian terhadap orang-orang Kristen, St. Julita meninggalkan kota dengan putranya dan dua pelayan yang dapat dipercaya, meninggalkan rumah, harta benda, dan pelayannya.
Menyembunyikan pangkat bangsawannya, dia bersembunyi pertama di Seleukia, dan kemudian di Tarsus. Di sana sekitar tahun 305 dia dikenali, ditangkap dan diadili di hadapan gubernur, Alexander. Dikuatkan oleh Tuhan, dia tanpa rasa takut menjawab pertanyaan hakim, dan dengan tegas mengakui imannya kepada Kristus.
Gubernur memberi perintah untuk memukul orang suci itu dengan tongkat. Selama siksaannya, St. Julita terus mengulangi, “Saya seorang Kristen, dan tidak akan mempersembahkan korban kepada setan.”
Kyriakos menangis, melihat ibunya disiksa, dan ingin pergi kepadanya. Gubernur Alexander mencoba mendudukkannya di pangkuannya, tetapi anak laki-laki itu melepaskan diri dan berteriak, “Biarkan saya pergi ke ibu saya, saya seorang Kristen.” Gubernur melemparkan bocah itu dari pengadilan tinggi dan menendangnya ke bawah dari tangga batu. Kepala bocah Kyriakos terbentur ke ujung tangga tajam dan meninggal.
St. Julita, melihat kepala putranya yang terkoyak, bersyukur kepada Tuhan bahwa Dia telah mengizinkan anaknya untuk disempurnakan di hadapannya, dan untuk menerima mahkota kemartiran yang tidak pudar. Setelah banyak siksaan kejam, St. Julita dipenggal dengan pedang.
Peninggalan St. Kyriakos dan Julita ditemukan pada masa pemerintahan St. Constantine the Great (21 Mei). Sebuah biara dibangun di dekat Konstantinopel untuk menghormati para martir suci ini, dan sebuah gereja dibangun tidak jauh dari Yerusalem.
Memanjakan berdoa kepada St. Kyriakos dan Julita menjadi sebuah harapan untuk kebahagiaan keluarga, dan pemulihan kesehatan anak-anak yang sakit.
Troparion — Irama 3
Para martir suci Kyriakos dan Julitta, ya Allah, melalui penderitaan mereka telah menerima mahkota yang tidak dapat rusak dari Engkau, Tuhan kami. Karena memiliki kekuatan-Mu, mereka merendahkan musuh mereka, dan menghancurkan keberanian iblis yang tak berdaya. Melalui syafaat mereka, selamatkan jiwa kami!