Nama: Geralda Aprillia Salindeho
Mata Kuliah: Dogmatika 4
Tugas: 8
Hidup seperti Kristus dengan menemukan logos dengan lahir di dalam hati kita berarti kita telah mengerkjakan apa yang Allah kehendaki. Dengan percaya dengan perkataan injil berarti kita telah meresponi Inkarnasi Yesus secara universal dengan mengambil langkah dibabtis. Menyalibkan manusa dagingdan membangkitkan manusia ilahi merupakan proses purifikasi yang sejalan dengan apa yang Yesus telah kerjakan selama di dunia. Semua itu dilakukan untuk mematikan dosa untuk mencapai kehidupan yang kudus di hadapan Allah. Jika semua itu telah dilakukan yang akan kita peroleh dari Allah adalah energy Ilahi atau anugerah.
Manusia berusah bebas dari penderitaan, dan kematian. Namun, manusia tidak bisa melepaskan dirinya dari penderitaan tersebut. Hanyalah Yesus yang menjadi satu-satunya pengharapan yang bisa menyelamatkan manusia dari dosa, iblis dan maut.
Apa kondisi keselamatan pribadi?
Tujuan hidup adalah untuk mencari persatuan dengan Allah dan keselamatan kita.
1) Kita mulai dengan Iman kepada Tuhan dan Kebenaran dari Kitab Suci.
2) Kami menerima benih pada saat Pembaptisan dan Natal.
3) Melalui pertobatan (metanoia – perubahan pikiran) kita merendahkan diri untuk menerima Tuhan dan berusaha mengubah perilaku kita.
4) Dengan doa dan puasa, kita membuka hati kita kepada Tuhan untuk-Nya
rahmat untuk membantu kami.
5) Melalui Sakramen Gereja kita menumbuhkan benih dan menerima rahmat-Nya.
6) Dengan rahmat dan pilihan yang tepat kita semakin dekat dan dekat
Allah.
7) Setelah mati kita akan mengenal Tuhan dan Tuhan akan mengenal kita.
Kita akan membahas jalan menuju Keselamatan di bagian Orthodox
Jalan hidup.
Predestinasi Pandangan Calvin
Kamu dahulu sudah mati artinya kita mati rohani (Efesus 2:1), menurut Calvin karena manusia mati hanya bisa berbuat jahat. Penekanan di dalam Dia terdapat didalam Efesus 1:4-5 yaitu yang dipilih Allah sebelum dunia dijadikan adalah Yesus, sejauh kita ada di dalam Dia maka kita di dalam Dia karena Dialah yang dipilih Allah sebelum dunia di jadikan, kalau kita di dalam Dia kita juga ikut terpilih (1 Petrus 1:18-20). Sejauh kita di dalam Kristus sejauh itulah kita akan dipilih. Orang yang tidak dipilih (di dalam neraka), Allah tidak pernah menciptakan neraka, hal inilah yang menjadi sebuah tanggapan yang harus diperdebatkan (Matius 25:41). Allah adalah kasih (Yohanes 4:8). Neraka itu dibuat untuk iblis dan malaikat-malaikat yang telah jatuh kedalam dosa. Konsep Gereja Barat keselamatan untuk memuaskan murka Allah. Gereja Timur mulainya dari Allah dan hal itu adalah benar adanya (lih. Ulangan 6:4).
Kapan kita dimerdekakan dari dosa? Di dalam Roma 6:18-23 dikatakan bahwa ketika Yesus mati, bagaimana kematian Yesus bisa membebaskan kita dari kematian? Mengapa Allah harus menyiksa anak-Nya agar manusia masuk sorga? Jawabannya adalah Yesus mati sebagai konseskuensi melawan orang-orang yang jahat; ini bukanlah berarti Allah menyiksa Tuhan Yesus. Yesus menderita sebagai korban. Korban apa? sebagai korban penggenapan Perjanjian Lama. Korban artinya mendekat. Karena dosa manusia terpisah dari Allah. Allah mempunyai dua sifat yakni sifat kasih dan sifat adil. Sifat kasih-Nya Allah terlihat ketika Yesus menjadi mannusia untuk menghapus dosa manusia, sedangkan sifat adil Allah ketika manusia harus di hukum karena berdosa. Di dalam Perjnjian Lama untuk menghaus dosa harus melalui korban sembelihan melalui para imam, namun ini bukanlah korban yang sempurna, akhinya Yesus menyempurnakanNya dengan menjadikan Dia sebagai manusia yang totalitas dan menjadi daging (Yesaya 53:5-7). Anak domba Allah yang menghapus dosa manusia (Yohanes 1:29). Untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang, Dia harus mengalami penderitaan (Markus 10:25). Penderitaan-Nya itu adalah api yang membakar. Yesus taat kepada Allah (Filipi 2:7). Dalam Gereja Barat sebagai pemuas dari murka Allah. Kita terjual dari dosa. Di dalam Roma 7:14 karena kita telah terjual makanya harus ada harga yang harus di bayar oleh Allah melalui pengorbanan Anak-Nya yang Tunggal. Amin!
Referensi: Hendi“Inspirasi Kalbu 3” Meneladani Kristus & Saint George Greek “Orthodox Cathecism” Salvation