Nama: Geralda Aprillia Salindeho
Mata Kuliah: Eksegesis PB
Tugas: 6
Yang dikatakan disini sebagai hawa yang baru adalah Bunda Maria. Maria menjadi teladan bagi kita sebagai orang yang mencapai theosis. Lewat Kristus kita menyatu dengan Allah. Pekerjaan Adam yang baru tidak dapat dilepaskan dari Hawa yang baru. Bunda Maria bukan hanya sekedar melahirkan Yesus. Di dalam perayaan Gereja Timur dan Gereja Barat berpusat pada Maria dan Anak atau karya anaknya. Gereja memperingati 12 perayaan besar gereja yang tidak dapat dipisahkan dari Bunda Maria dan anakNya (Lihat Hendi “Pre-Land” 12 Perayaan Besar). Maria memerankan peran yang paling dasar di dalam keselamatan. Kita harus ingat bahwa Inkarnasi logos dan theosis manusia adalah misteri besar dari iman dan teologi kita. Di dalam Kejadian 28:10-17 dengan jelas memaparkan kisah dari pada Yakub yang merupakan typology dari pada inkarnasi Yesus Kristus.
Selain itu ajaran Calvin dan Luther mengakui Bunda Maria tetap perawan sampai meninggal. Jadi ketika kita memasuki gereja dan melihat ikon-ikon suci yang indah, ini adalah pengalaman langsung yang melaluinya kita belajar apa rencana Allah bagi manusia; apa tujuan hidup kita. Segala sesuatu di gereja berbicara kepada kita tentang inkarnasi Allah dan theosis manusia yaitu menjadi serupa dengan Kristus (1Yoh 3:2). Inti dari pada semua doktrin yang dipelajari ini bukan untuk sebuah kewajiban knowledge tapi unutk membuat kita mengarahkan diri untuk menajdi serupa dengan Yesus di dalam Theosis.
Personal: Jika Maria rela dipakai untuk inkarnasi Yesus kita juga harus dengan rela hati melahirkan banyak orang untuk percaya kepada Yesus. Hal yang dilakukan Maria ini bukan hal yang gampang banyak hal yang harus dilalui Maria di dalam kehidupannya ketika mau di pakai Allah (Luk. 2: 34-35).
Origen Homili ke 7
(Luk. 1: 39-45)
Mengunjungi orang yang lemah untuk memberikan kekuatan kepada mereka. Ketika Maria mendengar dia akan mengandung Juruselamat (ay. 26-38). Dan ketika Maria pergi kerumah Elisabeth, ternyata Maria telah mengandung Yesus. Elishabeth adalah sepupu dari pada Maria. Maria pada saat itu tergesah-gesah pergi ke rumah Elishabeth. Pada saat itu juga terjadi peristiwa mistis yaitu Yesus menguduskan Yohanes yang ada di dalam perut Elisabeth. Sebelum Maria sampai ke rumah Elisabeth bayi dari pada Elisabeth tidak bersukacita akan tetapi ketika Maria memberi salam bayi didalam perut Elisabeth bergirangan dengan sukacita. Maria adalah wanita yang paling cocok untuk mengandung Anak Allah. Maria sangat antusias karena sudah dipimpin oleh Roh Kudus untuk pergi ketempat yang lebih tinggi dan melindungi dia (Luk. 1:39).
Sehingga tidak ada keraguan di poin ini Elisabet yang dipenuhi Roh Kudus pada saat itu menerima Roh Kudus karena mengandung Yohanes pembabtis. Karena ibunya tidak dikatakan mendapat Roh Kudus dulu tetapi Yohanes didalam perut girang dulu baru ibunya mendapat roh kudus. Lalu berseru dengan suara nyaring Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Origen tidak percaya kalau maria melahikan anakanak lain setelah Yesus.
Elisabeth tahu betul bahwa yang dikandung oleh Maria adalah Tuhan. Personal: seharunya kita dapat sadar bahwa kita bukan siapa –siapa untuk Tuhan dapat tolong kita.
Jika seandainya kelahiran juruselamat itu tidak secara surgawi tidak diberkati dan bukan anak Allah. Bagaimana kita dapat mengatakan banyak. Siapa dari kita yang tidak bodoh.
Jadi kita mnggumpulkan. Orang yang mau dibabtis jangan mundur jangan takut ada Yesus yang berjalan di depanmu dan bersama denganmu.
Spiritual Meaning
Dimana Allah hadir disitu kita dipenuhi oleh Roh Kudus. Jadi kalau dipenuhi Roh Kudus berarti kita dapat melihat Maria itu adalah Bunda Allah. Personal: Jadi kalau orang yang dapat mengenali Allah ia adalah orang yang akan mengalami sukacita.
Yohanes yang ada di dalam perut Elishabet adalah benih, merupakan benih iman yang akan ditumbuhkan dengan rasa sakit jika kita mau (Gal. 4:19). Semua bisa hamil akan tetapi ini bukan hamil secara fisik tapi hamil secara rohani akibat perkawinan kita dengan Kristus sama seperti maria yang dikawinkan dengan Roh kudus (ayatnya lihat di dalam artikel koko tentan benih ilahi).