Mengendalikan nafsu & Eskatologi (Part 2)

Nama: Geralda Aprillia Salindeho

Mata Kuliah: Dogmatika 4

Tugas: 14

Gambar terkait

Allah adalah The Creater yang sangat luar biasa di dalam Kemahakuasaan-Nya. Manusia merupakan master piece dari Allah yang tidak dapat dilawan oleh ciptaan yang lainnya. Manusia diberikan keistimewaan yang special yaitu menjadi segambar dan serupa dengan Allah dengan mengikuti Yesus sebagai pola dari pada penciptaan manusia itu sendiri. Manusia diciptakan dengan pola Tritunggal Maha Kudus. Ada gambaran Allah Bapa, Allah Putra dan Roh Kudus. Di dalam manusia ada gambaran dari Allah Bapa yang digambarkan menjadi hati dari pada manusia. Kemudian ada juga logos yang merupakan manifestasi dari perkataan yang digerakan oleh roh. Manusia terbagi menjadi dua yaitu spirit, soul or mind kemudian ada juga body or flash.

Manusia adalah gambar Allah untuk itulah ada yang namanya spirit, roh dan mind. Manusia mempunyai tubuh dan jiwa. Tetapi ada yang membedakan tubuh, jiwa dan roh (1 Tes. 5:7). Pada awal manusia diciptakan Allah telah menciptakan manusia dengan dua materi yang kemudian membentuk tulang dan daging yang kemudian dihembuskan oleh Allah (Ayub 2:5-6; Kej. 2:7). Roh Allah yang dihembuskan di dalam membuat tubuh manusia menjadi hidup dan bersifat kekal. Perlu diketahui juga bahwa materi yang telah Allah ambil dari alam ketika menciptakan manusia juga bersifat kekal sebelum manusia jatuh kedalam dosa. Tetapi, ketika jatuhke dalam dosa material tersebut sudah tidak memiliki sifat. Karena roh manusia berasal dari Allah maka manusia selalu merasakan kerinduan untuk dapat bersama dengan Allah sama seperti yang Daud katakan bahwa jiwa manusia selalu haus akan Allah (Maz. 63:1).

Jika kita kembali membahas mengenai “Flash dan Spirit” yang menunjukan perbedaan bahwa jiwa manusia hanya memiliki roh berarti manusia sama seperti Allah sedangkan jika manusia memiliki tubuh dan tidak memiliki roh berarti hanyalaah seperti hewan yang tidak memiliki roh (Yes. 31:3). Di dalam manusia roh yang memberi hidup (Mat. 26:41; Yoh. 6:63). Di dalam manusia juga terdapat intellectual dan spiritual (1Kor. 2:15-16). Soul dan spirit juga dapat dibedakan dimana Roh berhubungan dengan Allah sedangkan jiwa merupakan wadah dimana roh berada yang di dalamnya terdapat reason, desire and emotion. Soul dan spirit dikendalikan oleh NOUS. Jadi jika manusia ada roh, jiwa dan tubuh dan jika Allah adalah spiritual maka Allah terletak dibagian mana pada manusia? Jiwa Allah adalah Tritunggal berarti kita juga Tritunggal di dalam kita. Oleh karena itulah roh manusia dapat menjadi titik perjumpaan jiwa dengan Allah.

Hati manusia merupakan pusat kehidupan dari pada manusia itu sendiri untuk itulah manusia harus menjaga hati dengan penuh kewaspadaan (Ams. 4:23). Kita benar-benar harus hati-hati dengan fronema sarkos yang dapat berujung kepada tubuh yang membawa kepada kenikmatan dan hal yang sensual. Hal yang membuat Nous gagal menjaga hati adalah tidak berdoa dan tidak berjaga-jaga (nepsis) ada banyak cara yang membuat kita tidak berjaga-jaga. Yang membuat manusia tidak mau mengerjakan nepsis dan berdoa adalah kehendak bebas manusia untuk mengikuti Dia atau tidak. Jadi mau tidak kita berjaga-jaga dan nepsis itu adalah pilihan kita sendiri. Tetapi berjaga-jaga terdahap apa? Terhadap godaan iblis yang datang menyerang. Jangan biarkan panca indra kita dipakai untuk iblis bekerja.

Berjaga-jaga juga dapat dilakukan dengan nous manusia seharusnya selalu berpatroli di dalam hati. Patrol ini terjadi karena diri manusia yang sejati ada di dalam hati. Jika terang yang ada di dalam hati tidak dijaga agar terus menyala maka peirasmos sarkos akan datang untuk menyerang kita. Melalui doa Puja Yesus Kristus menjadi praktikos yang dapat dikerjakan untuk mengendalikan Nous manusia. Yesus menjadi seperti polisi lalu lintas. Di dalam manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa sangat sulit untuk mengendalikan dan menjaga Nous yang sudah dipengaruhi hal-hal yang tidak baik. Cara kita mengendalikan nous adalah menggunakan satu pikiran untuk membersihkan pikiran yang lain. Doa Puja Yesus adalah salah satu filter yang dapat membersihkan pikiran manusia. Tujuan dari doa puja Yesus adalah untuk mencapai keheningan seperti itu dengan “berdiri di hadirat Allah dengan Nous di dalam hati”. Untuk mengentikan dorongan pikiran-pikiran anda terus menerus-menerus tulisa St. Theopan “Anda harus mengikat Nous dengan satu pikiran, atau hanya memikirkan satu hal” pikiran Tuhan Yesus. “Nous adalah tempat yang berbahaya,” kata seseorang. “Anda tidak harus membahasnya sendiri. Bawalah Tuhan bersama Anda.” Bawalah Doa Puja Yesus bersama Anda.

Ketika logismoi masuk ke dalam diri manusia maka akan mencemari hati seperti virus. Hati yang terkontaminasi manusia harus mempunyai antibody spiritual yaitu nepsis, pertobatan, pengakuan dosa, pembacaan firman Allah, perjamuan kudus dan doa.

Proses lahir dosa

  1. Stimulasi yang merupakan pencobaan. Seperti iblis yang mengetuk pintu. Tetapi tidak ada dosa pada tahap ini.
  2. Jika kita tidak menutup pintu maka aka nada diskusi di dalam hati manusia. Dan pada tahap ini tidak ada pertanggungjawaban sebab tidak ada dosa yang dilakukan. Ini adalah percakapan berbahaya antara setan dan jiwa.
  3. Tahap penyatuan jika nous menyetujui pencobaan. Disini sudah terjadi kekalahan walaupun ini masih dalam jiwa dan belum didalam tindakan. Tahap ini masih dapat dibebaskan dengan rahmat yang berasal dari pada Allah.
  4. Tahap terakhir adalah tahap terbelenggu (captive). Disini tidak jatuh sepenuhnya dan tidak bisa lagi untuk menolak. Tahap ini menjadi gairah, obsesi, kecanduan, dan kita tidak menjadi tawanannya. Kita dipenjara olehnya.

Jika disingkat:

  1. Sebuah provokasi atau godaan
  2. Dialog (sindiasmis
  3. Persetujuan (synkatathesis)
  4. Terbelenggu menjadi gairah dan obsesi.

Iblis bekerja melalui logismoi memiliki kebebasan hanya sejauh kita membiarkan mereka masuk. Jika tidak diundang maka iblis tidak akan bisa masuk. Tetapi jika kita yang mengeluarkan iblis yang telah dipenjarah oleh Yesus maka iblis akan bisa menuerang kita. Salah satu alat penyaringan selain Doa puja Yesus adalah memgingat hal-hal yang terjadi di neraka yang sangat mengerikan dan surga yang menggumkan.

Kedatangan Yesus Yang Kedua

Kedatangan pertama membuka jalan pada keselamatan dalam bentuk kenosis sedangkan kedatangan yang kedua datang dalam kemuliaan dan kebanggaan di dalam status sebagai Anak Allah. St. Chirryl says: Kita tidak hanya memberitakan kedatangan Yesus yang pertama saja melainkan yang kedua. Yang pertama adalah memberi pandangan tentang kesabarannya tetapi yang kedua tentang penghakiman.

Pada kedatangan yang pertama Tuhan Yesus menjadi pengacara yang membela kita. Tetapi setelah kedatangan yang dua Yesus menjadi hakim atas semua manusia. “Pada hari Kristus” menunjukan pada kedatangan Yesus yang kedua (Fil. 2:15-16). Di dalam kehidupan kita harus melihat secara balance. Selain kita melihat Yesus sebagai parakletos tetapi yesus juga sebagai seorang hakim. Jadi ketika Dia datang sebagai hakim tidak ada lagi waktu untuk bertobat. Di dalam Matius 24:9-31 bahwa Yesus akan datang dengan didahului dengan malaikat yang meniup sangkakala kemudian memilih orang-orang pilihanya. Jadi kedatangan Yesus yang kedua sebagai hal yang dapat dilihat oleh semua manusia di seluruh dunia.

St. Chrisostom say: Ketika kristus datang didalam kuasa dan kemuliaan. Malaikat datang tidak terhitung jumlahnya kemudian mengumpulkan semua percaya yang sudah dibangkitkan dan kedatangan Tuhan ini tiba-tiba dan tidak terduga. Tidak ada yang akan sadar (Mat. 24:36). Kita harus berjaga-jaga di dalam doa itu merupakan permintaan kita kepada Allah untuk berbelaskasihan kepada kita. Kita dapat lolos dan tahan berdiri di hadapan anak manusia (Luk. 21:34-36). Yesus akan datang kembali kedua kalinya (Kis. 1:6-11). Kedatangan Tuhan sudah dekat (Mat. 24:34; 1Petr. 4:7; 1Kor. 15:51; ibr. 10:37). Untuk itulah kita sebagai manusia yang telah percaya kepadaNya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk dapat menyongsong kedatangan Yesus (1Tes. 4:15-17).

Tanda kedatangan Yesus:

  • Ada orang yang murtad
  • Orang durhaka/ Anti kristus, mau disembah sebagai anak Allah, duduk di bait Allah dan menyatakan diri sebagai Allah akan tetapi bait Allah disini menunjukan bahwa duduk di atas Yesus dan gereja. Pengikut dari pada anak durhaka adalah orang yang murtad (2Tes. 2:3) dan seorang anti kristus akan datang tetapi sekarang sudah banyak anti kristus yang telah datang yang berasal dari dalam orang percaya tetapi mereka tidak sungguh –sungguh mengikuti Yesus, mereka yang menyangkal Allah Tritunggal (1Yoh. 2:18-23)
  • Anti Kristus yang merupakan pendusta sebab menyangkal Bapa maupun Anak.

Referensi: Orthodox Christianity: Doctrine and Teaching of the Ortodox Church. Inspirasi kalbu. Artikel Hendi Tought: Selalu berpatroli, Jesust Prayer, Spiritual filtering

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started